Berikut adalah langkah-langkah melanjutkan studi S3 di Jerman.

1. Mitarbeiter

Pada cluster ini, jenjang S3 dianggap sebagai sebuah pekerjaan. Seorang Doktorand akan dibayar tiap jam ia melakukan riset di universitas. Program ini biasanya banyak menerima mahasiswa Jerman karena pada umumnya Doktorand harus menangani banyak proyek industri yang ditangani oleh profesornya sendiri. Maka dari itu, kemampuan bahasa Jerman dalam lisan dan tulisan sangatlah penting.

2. Self-funding

Doktorand membawa funding sendiri, bisa self-funding atau biaya dari beasiswa.

3. Industri

Mahasiswa melamar PhD di perusahaan (atau setelah menjadi karyawan di perusahaan tersebut). Bimbingan dilakukan oleh pembimbing di industri dan universitas. Dalam kategori ini, Doktorand melakukan riset di dua tempat.

Dikarenakan penulis masuk ke dalam kategori yang kedua, maka syarat-syarat kategori kedua akan diperinci.

Persiapan mendapatkan universitas:

  • CV dalam bahasa Inggris atau Jerman.
  • Motivation letter
  • Paper atau list publikasi
  • Proposal riset yang ditawarkan (Dalam kasus penulis, penulis tidak mengrimkan proposal melainkan hanya menyampaikan interest di bidangnya dan berdiskusi rencana riset bersama supervisor.
  • Cover letter (Bisa melalui atau dalam bentuk e-mail).
  • Bukti kemampuan bahasa (jika diperlukan), biasanya diminta hanya saat mendaftar beasiswa.

Langkah-langkah

  1. Kontak professor yang dituju, tetapi pelajari terlebih dahulu bidang minat beliau, riset yang beliau lakukan, dll.
  2. Jika professor berminat, pada umumnya beliau akan menawarkan topic riset.
  3. Diskusi awal melalui e-mail penting untuk mendapatkan Letter of Acceptance.
  4. E-mail tidak dibalas professor? Sudah biasa, coba lagi dengan professor yang lain.
  5. Apakah ranking universitas penting?

Dalam program S3, ranking universitas sudah tidak menjadi patokan lag. Namun lebih penting untuk melihat minat professor yang sesuai dengan minat mahasiswa.