SPORA-PPI Aachen

Untuk menunjukan tungkat keaktifitasan yang sedang meningkat, PPI Aachen mengadakan acara festival olahraga yang dinamakan SPORA atau Sportfest Aachen. Acara yang dilakukan indoor dan dihadiri oleh kurang lebih 350 orang pengunjung ini bertujuan untuk meningkatkan sportivitas antar warga Indonesia di Jerman, serta untuk membangun suatu ikatan koneksi sesama WNI satu sama lainnya.

SPORA berlangsung pada tanggal 5-6 November 2016 di Sporthalle Vaals, Aachen. Adapun hasil dari kompetisi olahraga ini adalah:

  • Basket : Bonn
  • Futsal : Karlsruhe
  • Badminton ( Ganda campuran dan Ganda Putra ) : Gießen

Press Release – ICONIC 2016

ICONIC 2016: The two-day conference with leading experts in industries

Setelah sukses menyelenggarakan konferensi ICONIC yang pertama pada tahun 2014 di kota Nürnberg, pada kesempatan kali ini PPI Jerman bekerja sama dengan PPI Hamburg menyelenggarakan ICONIC 2016 di Hamburg. Tema yang diangkat dalam konferensi kali ini adalah “Kebangkitan Industri: Optimalisasi Sinergy Bisnis, Pemerintahan, dan Pendidikan”.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Presiden Republik Indonesia ke-3, Prof. Dr. B. J. Habibie, sebagai salah satu keynote speaker. Eyang (panggilan beliau, sebagaimana beliau menganggap mahasiswa adalah cucu intelektualnya) menyampaikan dua pesan pokok yaitu budaya estafet dan memaknai cinta dalam arti yang luas. Salah satu alasan mengapa kita kalah bersaing dengan negara-negara tetangga adalah, karena kurang optimalnya budaya estafet. Generasi muda harus mempersiapkan diri dan memiliki daya saing tinggi sehingga siap menerima tongkat estafet. Sudah saatnya semua elemen bersinergi positif, sinergi yang membuat nilai tambah seluruh elemen yang terlibat. Berikutnya adalah pemaknaan cinta dalam arti luas yaitu cinta kepada Tuhan, tanah air, hingga bidang keilmuan yang ditekuni. Dengan adanya cinta, maka dapat menumbuhkan rasa toleransi dan melakukan semuanya dengan sepenuh hati.

Konferensi ini dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Dr. Ing. Fauzi Bowo, bersama dengan Konsul Jenderal RI di Hamburg, Sylvia Arifin, Presiden PPI Jerman, Imanuel Hakiki, dan Ketua Panitia Penyelengara, Akhmad Hafidz Irfandi. Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia menyampaikan bahwa keunggulan Indonesia secara geografis dan demografis harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia sehingga menjadi negera yang berdaya saing tinggi.

Konferensi ini juga menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Ketua Dewan Riset Nasional, Dr. Bambang Setiadi, Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri, Sekretaris Dirjen ILMATE – Kementerian Perindustrian, Ir. Hasbi Assidiq Syamsuddin, dan Atase Pendidikan di Jerman, Dr. Ahmad Saufi.

Acara konferensi ini berlangsung selama dua hari, 29-30 Oktober 2016 di Technische Universität Hamburg dan ditutup pada tanggal 30 malam dengan acara gala dinner dan awards night di KJRI Hamburg. Sebagai kegiatan pelengkap, sehari sebelum konferensi peserta juga mendapat kesempatan untuk berkeliling Hamburg dalam program Hamburg city tour dan sehari setelah konferensi peserta dapat mengikuti ekskursi ke pabrik konsorsium pesawat terbesar di Eropa, Airbus di Hamburg.

picture2

Konferensi ICONIC mempertemukan individu dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi untuk saling bertukar pemikiran dan mencari solusi terhadap tantangan yang di hadapi Indonesia saat ini. Acara ini terdiri dari dua sesi, untuk sesi pertama yaitu keynote speech kemudian dilanjutkan sesi presentasi paper di beberapa kelas, sesuai dengan bidangnya secara parallel. Sebanyak 253 abstrak yang diterima oleh tim akademik kemudian dilakukan proses seleksi. Pada akhirnya 60 paper karya para mahasiswa Indonesia dalam berbagai bidang dipresentasikan selama konferensi  untuk dibahas bersama yang diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan keilmuan dan pembangunan Indonesia.

Mahasiswa Indonesia merasa perlu adanya suatu wadah dimana para akademisi, pakar, diaspora dan mahasiswa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari solusi terhadap tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini serta meningkatkan rasa kepedulian dan kecintaan terhadap tanah air Indonesia. ICONIC merupakan salah satu bentuk kontribusi para diaspora dan mahasiswa terhadap tanah air Indonesia.

Penulis: A. H. Irfandi, Chairman of ICONIC 2016

 

Info lebih lanjut:  http://iconic.ppi-jerman.de

Dokumentasi Pelopor Journal Club PPI Stuttgart

Sejak tanggal 15 Januari 2016, telah diadakan sebuah program dari PPI Stuttgart berjudul “Journal Club” yang bertujuan awal untuk mengembangkan minat dan ketertarikan para anggotanya dalam menulis sebuah karya ilmiah. Ide ini kemudian diimplementasikan juga oleh PPI Jerman agar dapat diterapkan dalam lingkup yang lebih luas, yaitu ke seluruh penjuru Jerman.

Penjelasan lebih mendetail tentang program dapat dilihat di http://ppi-jerman.de/journal-club/

Berikut adalah cuplikan dari dokumentasi-dokumentasi yang telah kami dapat:

 

img_1962
img_2074img_2076
img_4584img_4596

 

International Symposium OISAA 2016

 

Pada tanggal 24-28 Juli 2016 telah berlangsung International Symposium OISAA 2016 di

Kairo, Mesir. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 1000 orang yang merupakan delegasi dari

berbagai PPI di seluruh dunia dan juga perwakilan BEM dari universitas-universitas di

Indonesia.

 

International Symposium OISAA 2016 meliputi pembicaraan dan diskusi mengenai berbagai

bidang, termasuk bidang politik dan ekonomi. Turut hadir sebagai pembicara profesional

adalah Prof. Dr. Mohammad Mahfud M. D., S. H., M. Sabeth Abilawa, M. E., H. Faisal Basri, S.

E., M. A.

 

Acara berlangsung dengan kondusif dan terkontrol, meski temperatur di luar mencapai 36

derajat celsius.

Salah satu latar belakang diadakannya simposium ini adalah adanya kesadaran akan

toleransi antar warga negara Indonesia yang terkikis. Tujuan utama dari acara ini adalah

untuk menjadi ajang dialektika wawasan dan gagasan yang kelak bila direkomendasikan

untuk kemajuan Indonesia di masa yang akan datang, bersama para ahli di bidangnya dan

menambah “daya gedor” perubahan yang terus harus selalu diupayakan bagi seluruh pelajar

dan mahasiswa Indonesia di dalam dan luar negeri khususnya.

 

Agenda terakhir dari International Symposium OISAA 2016 adalah sidang LPJ Tahunan dan

pemilihan koordinator PPI Dunia periode 2016/2017. Pemilihan tersebut dimenangkan oleh

Intan Irani dari PPI Italia.

 

Info lebih lanjut: https://www.facebook.com/simposiuminternasional.cairo?fref=nf

 

14055046_300991396926196_6009986284015375447_n

PPI Jerman dalam Simposium PPI Amerika-Eropa 2016

PPI Amerika-Eropa merupakan Perhimpunan Pelajar Indonesia Amerika-Eropa yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di benua Amerika dan Eropa.

 

Simposium ini difokuskan pada memaknai kembali bangsa Indonesia dalam persiapan menghadapi komunitas ASEAN dengan tema “Memperteguh Identitas Bangsa”. Pada tahun 1964 ada juga tema dari Simposium PPI Amerika-Eropa yang mirip dengan tahun ini. Acara tahunan Simposium PPI Amerika-Eropa tahun ini diadakan di Den Haag, Belanda pada tanggal 22-24 April 2016 dengan diketuai oleh PPI Belanda. Setiap PPI Negara yang tergabung dalam PPI Amerika Eropa mengirimkan 2 mahasiswa. Perwakilan dari PPI Jerman sendiri adalah Marco Nainggolan dan Desrina Awrelia yang merupakan Koordinator dan Staff Divisi Hubungan Internasional PPI Jerman.

img_0313

 

Selain bersilahturami dengan perwakilan dari PPI Negara lain yang bergabung dalam PPI Amerika Eropa, acara utama dari Simposium ini adalah Focus Group Discussion dengan bidang sebagai berikut; Politik dan Hukum, Ekonomi, Teknik, dan Sosial Budaya. Setelah Focus Group Discussion selesai, acara dilanjutkan dengan Sidang Pleno, yang bertujuan untuk merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil sidang komisi. Output Simposium yang diusulkan adalah Rekomendasi PPI Amerika-Eropa untuk pemerintah Indonesia dalam menghadapi Komunitas ASEAN dalam bentuk brief policy dan press release. Kemudian diikuti oleh Sidang Keorganisasian dalam rangka pergantian pengurus PPI Amerika-Eropa, dengan PPI Jerman menjadi Sekretaris dalam kepengurusan PPI Amerika-Eropa tahun 2016-2017.

Pada setiap bidang terdapat minimal satu rekomendasi untuk bangsa Indonesia dengan harapan rekomendasi ini bisa diimplementasikan dalam persiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN, mengingat bahwa Indonesia adalah negara terbesar dan memiliki banyak potensi di ASEAN dengan penduduk hampir sebanyak 300 juta orang.

 

 

Hackathon Merdeka 3.0

Hallo teman-teman PPI Jerman,

Sudah banyak masalah tanah air yang sedang kita hadapi beberapa tahun terakhir, yang paling sering kita dengar salah satunya adalah korupsi. Tentu saja kita merasa lelah mendengar berita-berita di media tentang masalah ini yang rasanya terus-terusan terjadi.

Dengan adanya KPK dan badan hukum, masalah korupsi yang kian marak di tanah air ini terurai dengan perlahan. Tapi bukan berarti KPK sendiri tidak membutuhkan bantuan kita, justru sebaliknya, dukungan dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan, tidak hanya warga Indonesia yang tinggal di tanah air melainkan di seluruh dunia.

Untuk itu, pada tanggal 5-6 Desember 2015 akan diadakan Hackathon Merdeka 3.0.Continue reading

PPI Peduli: Kabut Asap

 

Hallöchen sahabat PPI Jerman,

sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwa beberapa bulan belakangan ini tanah air tercinta kita sedang dilanda bencana kabut asap.

Ada lebih dari dua ribu titik api yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan mengakibatkan tebalnya kabut asap hingga jarak pandang mencapai kurang lebih 30 meter. Tidak hanya itu, musibah ini pun telah menyebabkan lebih dari 450 ribu orang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang berbahaya.Continue reading

Sidang Perwakilan Anggota V.2

Sidang Perwakilan Anggota (SPA) merupakan kegiatan rutin yang diadakan minimal satu kali dalam satu periode kepengurusan PPI Jerman. SPA merupakan wadah bagi anggota PPI Jerman dalam penyaluran aspirasi kepada PPI pusat. Oleh karena itu kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi organisasi PPI Jerman. Tanpa adanya SPA, maka dapat dikatakan bahwa anggota PPI Jerman tidak memiliki wadah dalam partisipasi aktif di organisasi PPI Jerman.Continue reading

Sidang Pewakilan Anggota V.1

Sidang Perwakilan anggota (SPA) V merupakan kegiatan rutin yang diadakan minimal sekali dalam satu periode kepengurusan PPI Jerman. SPA merupakan wadah bagi anggota PPI Jerman dalam penyaluran aspirasi kepada PPI pusat. Oleh karena itu kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi organisasi PPI Jerman. Tanpa adanya SPA, maka dapat dikatakan bahwa anggota PPI Jerman tidak memiliki wadah untuk ikut serta dalam mengatur organisasi.

Dalam penyelenggaraan SPA yang ketiga setelah revitalisasi PPI Jerman pada tahun 2007, berdasarkan keputusan rapat PPI cabang bersama Steering Committee SPA akan diselenggarakan di dua tempat dan waktu berbeda. Dimana agenda utama dalam SPAV.1 adalah Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepengurusan PPI Jerman Periode 2010/2012 dan Pergantian Kepegurusan. Sedangkan dalam SPA.V.2 – yang tempat dan waktunya akan ditentukan dalam waktu secepatnya dalam  rapat cabang – akan membahas revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Penentuan Garis Besar Haluan Program Pengurus Terbaru dan Konsolidasi (internal bersama) PPI Cabang.Continue reading