INTELL – Forum Komunikasi Antar Forum Yang Mengkaji Tema dan Disiplin Tertentu

Dengan ini PPI Jerman ingin memperkenalkan INTELL kepada teman-teman mahasiswa Indonesia di Jerman.

 

Integrated Intellectual Community merupakan sebuah forum yang mewadahi komunikasi antar forum kajian yang mengkaji tema dan disiplin ilmu di berbagai bidang kajian.

 
Maksud dan tujuan dari program ini adalah:
1. Membawa forum yang berbasis regional ke level nasional
2. Sentralisasi arsip hasil diskusi, kajian dan proyek sebagai database pengetahuan
3. Akses untuk audiensi dengan delegasi perwakilan, baik pemerintah, legislatif ataupun institusi Indonesia lainnya.
4. Platform pertukaran ilmu antar forum untuk akselerasi program
 
Beberapa forum yang telah tergabung dalam INTELL ini adalah sebagai berikut:
1. Forum for Indonesian Renewable Energy (FIRE)
2. BUGI – Bildung und Gesundheit für Indonesien e.V.
3. Putra/i Dirgantara HH
4. Forum Komunikasi Architecture, Engineering, Construction & Operation Indonesia (FAECO)
 
Bagi yang berminat untuk bergabung untuk dalam forum yang sudah tersedia maupun ingin mendaftarkan forum di bidang lain, dimohon untuk menghubungi kontak personal berikut ini:
Raimond Romulus +49 174 475 3382
Irvan Abdul Mishar +62 813 1146 8531
 
Salam Perhimpunan!

Publikasi Akhir Kepengurusan sebagai Penutup Masa Jabatan PPI Jerman 2015-2017

Tanggal 10-12 Maret 2017 telah berlangsung Kongres PPI Jerman 2017 di Erfurt. Kongres ini dihadiri oleh delegasi-delegasi dari 21 PPI Cabang dan Pengurus PPI Jerman Pusat.

Pada Kongres tersebut, Kepengurusan PPI Jerman 2015-2017 membacakan Laporan Pertanggung Jawaban dan diterima oleh forum. Pada Kongres tersebut juga dilakukan pengesahan PPI Bonn, PPI Bremen dan PPI Kassel sebagai Cabang dari PPI Jerman. Selain itu juga dilakukan amandemen AD/ART PPI Jerman serta Satzung Vereningung indonesischer Studenten (V.i.S) e.V. lalu diakhiri oleh pemilihan Ketua PPI Jerman dan terpilih sdr. Syahrinda Sofyan dari PPI München sebagai Ketua PPI Jerman serta sdr. Rama Akhira Sitepu sebagai Ketua BPKK untuk masa jabatan 2017/2018.

Masa transisi hingga tanggal 30 April 2017 telah selesai dan dengan Publikasi Akhir Kepengurusan ini, segenap Pengurus PPI Jerman 2015-2017 menutup masa jabatan kami.

Salam perhimpunan!

International Symposium OISAA 2016

 

Pada tanggal 24-28 Juli 2016 telah berlangsung International Symposium OISAA 2016 di

Kairo, Mesir. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 1000 orang yang merupakan delegasi dari

berbagai PPI di seluruh dunia dan juga perwakilan BEM dari universitas-universitas di

Indonesia.

 

International Symposium OISAA 2016 meliputi pembicaraan dan diskusi mengenai berbagai

bidang, termasuk bidang politik dan ekonomi. Turut hadir sebagai pembicara profesional

adalah Prof. Dr. Mohammad Mahfud M. D., S. H., M. Sabeth Abilawa, M. E., H. Faisal Basri, S.

E., M. A.

 

Acara berlangsung dengan kondusif dan terkontrol, meski temperatur di luar mencapai 36

derajat celsius.

Salah satu latar belakang diadakannya simposium ini adalah adanya kesadaran akan

toleransi antar warga negara Indonesia yang terkikis. Tujuan utama dari acara ini adalah

untuk menjadi ajang dialektika wawasan dan gagasan yang kelak bila direkomendasikan

untuk kemajuan Indonesia di masa yang akan datang, bersama para ahli di bidangnya dan

menambah “daya gedor” perubahan yang terus harus selalu diupayakan bagi seluruh pelajar

dan mahasiswa Indonesia di dalam dan luar negeri khususnya.

 

Agenda terakhir dari International Symposium OISAA 2016 adalah sidang LPJ Tahunan dan

pemilihan koordinator PPI Dunia periode 2016/2017. Pemilihan tersebut dimenangkan oleh

Intan Irani dari PPI Italia.

 

Info lebih lanjut: https://www.facebook.com/simposiuminternasional.cairo?fref=nf

 

14055046_300991396926196_6009986284015375447_n

Introduction: BUDDY

Salam perhimpunan!

Dengan ini PPI Jerman berkolaborasi dengan PPI TV dengan bangga mempersembahkan, BUDDY.

Apa itu BUDDY?

Buddy adalah sebuah program pendampingan dari PPI Jerman Periode2015-2017. Program ini diperuntukan bagi teman-teman pelajar di Indonesia yang baru saja tiba di Jerman dan belum memiliki koneksi atau teman di kotanya. Buddy memiliki konsep “teman bantu teman”, jadi pelaksanaannya tidak dipungut biaya.

BUDDY

Jika teman-teman bersedia untuk mendaftarkan diri sebagai BUDDY, jangan lupa isi formulir yang tersedia di website PPI Jerman! Jika masih ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan mengirimkan pertanyaan melalui kontak yang telah disediakan.

PPI Jerman dalam Simposium PPI Amerika-Eropa 2016

PPI Amerika-Eropa merupakan Perhimpunan Pelajar Indonesia Amerika-Eropa yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di benua Amerika dan Eropa.

 

Simposium ini difokuskan pada memaknai kembali bangsa Indonesia dalam persiapan menghadapi komunitas ASEAN dengan tema “Memperteguh Identitas Bangsa”. Pada tahun 1964 ada juga tema dari Simposium PPI Amerika-Eropa yang mirip dengan tahun ini. Acara tahunan Simposium PPI Amerika-Eropa tahun ini diadakan di Den Haag, Belanda pada tanggal 22-24 April 2016 dengan diketuai oleh PPI Belanda. Setiap PPI Negara yang tergabung dalam PPI Amerika Eropa mengirimkan 2 mahasiswa. Perwakilan dari PPI Jerman sendiri adalah Marco Nainggolan dan Desrina Awrelia yang merupakan Koordinator dan Staff Divisi Hubungan Internasional PPI Jerman.

img_0313

 

Selain bersilahturami dengan perwakilan dari PPI Negara lain yang bergabung dalam PPI Amerika Eropa, acara utama dari Simposium ini adalah Focus Group Discussion dengan bidang sebagai berikut; Politik dan Hukum, Ekonomi, Teknik, dan Sosial Budaya. Setelah Focus Group Discussion selesai, acara dilanjutkan dengan Sidang Pleno, yang bertujuan untuk merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil sidang komisi. Output Simposium yang diusulkan adalah Rekomendasi PPI Amerika-Eropa untuk pemerintah Indonesia dalam menghadapi Komunitas ASEAN dalam bentuk brief policy dan press release. Kemudian diikuti oleh Sidang Keorganisasian dalam rangka pergantian pengurus PPI Amerika-Eropa, dengan PPI Jerman menjadi Sekretaris dalam kepengurusan PPI Amerika-Eropa tahun 2016-2017.

Pada setiap bidang terdapat minimal satu rekomendasi untuk bangsa Indonesia dengan harapan rekomendasi ini bisa diimplementasikan dalam persiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN, mengingat bahwa Indonesia adalah negara terbesar dan memiliki banyak potensi di ASEAN dengan penduduk hampir sebanyak 300 juta orang.