Biaya Hidup di Jerman

Sebelum menentukan untuk kuliah di Jerman, adalah sebuah keharusan untuk mengetahui biaya hidup di kota tujuan kita kuliah. Di konten ini, kami ingin menjabarkan rata rata biaya hidup di tiga kota besar di Jerman yaitu Berlin, München dan Frankfurt berdasarkan website ranking.zeit.de.

 

  Berlin München Frankfurt
Tempat Tinggal 321 € 358 € 337 €
Makanan/Minuman 177 € 184 € 182 €
Pakaian 49 € 57 € 53 €
Transport 59 € 93 € 87 €
Internet 34 € 33 € 33 €
Kegiatan Rekreasi 84 € 78 € 80 €
Buku/ Perangkat Kuliah 30 € 33 € 39 €
Asuransi Kesehatan 79 € 66 € 72 €
Total 833 € 902 € 883 €

  

sumber :https://ranking.zeit.de/lebenshaltungskosten/#!/compare

 

 Biaya yang tertera diatas merupakan data hasil survey tahun 2012 yang dipublikasi tahun 2013 oleh “Deutsche Studentenwerk” dan bisa saja berubah sesuai dengan keperluan tiap mahasiswa dan berubah sesuai berjalannya waktu.

UNI vs FH?

Ketika diri kita sudah mantap untuk melanjutkan studi ke negara Jerman, tentu terdapat pertanyaan pertanyaan yang membuat kita bingung untuk memilih. Salah satunya adalah memilih Universität (Uni) atau Fachhochschule (FH) sebagai lembaga pendidikan di negara pemenang piala dunia 2014 ini. Berdasarkan pengalaman setelah kurang lebih mengenyam pendididkan selama 5 tahun di ibukota jerman, saya bisa menyimpulkan bahwa perbedaan Uni dan FH semakin menipis, tetapi masih ada juga ada perbedaan yang cukup kentara yaitu, jurusan jurusan (Studiengang) di FH memang secara mendasar lebih beriorientasi kepada praktik serta penggunaan dalam pekerjaan di bidangnya. Di sisi lain, Uni secara umum lebih mengedepankan teori dibanding praktik, walaupun ada beberapa jurusan yang cukup seimbang antara teori dan juga pengaplikasian dari teori yang telah diajarkan. Dalam proses belajar pun terjadi perbedaan anatara Uni dan FH. Di FH lebih banyak pelajaran dalam seminar seminar kecil yang isinya bisa mencapai 40 mahasiswa, sedangkan di Uni lebih banyak pelajaran dalam bentuk seminar besar yang bisa diikuti sampai ratusan mahasiswa. Disini kita harus tau, apakah kita lebih suka atmosfer belajar dalam kelompok kecil atau dalam kelompok dalam jumlah yang besar.

Kadang muncul juga pertanyaan, „lebih bagus FH atau Uni?”. Tentu jawabannya terletak pada diri masing masing. Apakah kita lebih suka yang langsung terjun ke aplikasi atau lebih mendalami teori dan dari segi atmosfer belajar, apakah kita lebih suka kelompok kecil dalam suatu seminar atau kuliah dalam grup besar.

Jadi dokter di Jerman?

“Jadi dokter di Jerman saja, mereka masih butuh banyak tuh!”

Mungkin selentingan seperti ini acap kali terdengar di telinga lulusan dokter Indonesia. Tapi, benarkah? Faktanya, angka penyerapan tenaga dokter asing di Jerman terus meningkat. Cukup pesat terutama dalam kurun waktu 8 tahun terakhir, dengan Rumania, Yunani, dan Austria jadi suplier utamanya.

                  Grafik 1. Jumlah tenaga dokter asing di Jerman (Sumber: Bundesärztekammer 2018)

 

 

Dari sumber yang sama, diketahui bahwa jumlah tenaga dokter dari Indonesia pada tahun 2016 juga meningkat 11,8% dibanding tahun sebelumnya. Total 300 dokter asal Indonesia sudah bekerja di Jerman. Pertanyaannya selanjutnya, bagaimana prosesnya untuk bekerja di sana?

 

 

Approbation

Proses penyetaraan dokter di Jerman, atau lebih dikenal dengan Approbation, sayangnya tidaklah simple, terutama sejak 8 tahun terakhir ketika lonjakan dokter asing di Jerman semakin tinggi. Berbagai persyaratan dan legalisasi dokumen perlu dipersiapkan, selain tentunya kefasihan berbahasa Jerman. Selain itu, setiap Bundesland memiliki aturan yang berbeda-beda yang perlu diperhatikan lebih seksama. Meskipun demikian, berikut gambaran proses pada umumnya.

 

Secara umum, dokter lulusan Indonesia akan menghadapi dua macam ujian, yaitu Fachsprachprüfung (FSP) dan Kenntnisprüfung (KP). FSP merupakan ujian bahasa setara level C1 Medizin. Secara umum terdiri dari 3 bagian, Anamnesegepräch, Schreiben, dan Patientvorstellung. Seperti namanya, FSP akan lebih menekankan mengenai kemampuan berbahasa kepada pasien, meskipun seringkali dalam ujian ini juga akan ditanyakan pengetahuan-pengetahuan medis dasar (bahkan pengetahuan lanjut, jika beruntung hehe). Sementara KP, seperti namanya, merupakan ujian pengetahuan kedokteran itu sendiri. Pada ujian KP, seperti layaknya ujian kedokteran di bangku kuliah dahulu, akan lebih dalam dibahas mengenai patofisiologi penyakit, diagnosis dan tatalakasana penyakit, bahkan hingga farmakologi pilihan terapi.

 

Jika “beruntung“, dokter lulusan Indonesia bisa mendapatkan Approbation tanpa KP, jika dalam proses Gutachten dinyatakan positif. Kekurangannya, Gutachten memakan waktu yang cukup lama dan belum tentu berbuah positif, sehingga terkadang petugas di Bezirksregierung akan menyarankan peserta untuk “Verzicht auf Gutachten“ sehingga langsung saja menjalani KP.

 

Gambar 1. Proses Approbation di Jerman (Sumber: Annerkennung-nrw.de)

 

Unterlagen

 

Ini yang paling penting, dan tentu menyita waktu dan pikiran. Kelengkapan dokumen!

Lagi-lagi, setiap Bundesland akan memberikan detil persyaratan yang berbeda-beda, untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa buka tautan ini, lalu menelusuri halaman Bezirksregierung masing-masing:

 

https://www.bundesaerztekammer.de/fileadmin/user_upload/downloads/pdf-Ordner/Ausbildung/Liste_der_Approbationsbehoerden_final.pdf

 

Berikut beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan dari Indonesia secara umum:

  1. Ijazah S.Ked dan Dokter
  2. Akte lahir
  3. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  4. Bukti sertifikat kemampuan bahasa Jerman B2 Niveau
  5. Surat Letter of Goodstanding dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI)

 

Dokumen dalam bahasa Indonesia secara umum perlu dilegalisir di Kementrian (seperti Kumham, Kemenlu, dan Kemenristekdikti; N.B. Detil legalisir berbeda-beda tergantung dokumen terkait) dan Botschaft Jerman di Indonesia, serta selanjutnya ditranslasi oleh penerjemah tersumpah ke dalam bahasa Jerman. Selain itu, beberapa dokumen seperti Ärztliche Bescheinigung (surat sehat) dan beberapa surat pernyataan, seperti surat pernyataan belum pernah mengikuti Approbation sebelumnya dan surat pernyataan bebas tindakan kriminal juga, yang dapat diunduh di website Bezirksregierung masing-masing, juga perlu disertakan dalam proses pendaftaran.

 

Sementara untuk menjalani Gutachten, kebanyakan Bezirksregierung saat ini mensyaratkan kewajiban adanya kurikulum detil dari fakultas asal peserta mengenai detil mata ajar selama perkuliahan. Jika sudah memiliki pengalaman kerja di Indonesia, surat pengalaman kerja serta sertifikat pelatihan dan seminar dapat dilampirkan dalam proses Gutachten.

 

Hospitation

“Perlukah Hospitasi?“

Persyaratan telah menjalani Hospitation atau bisa dianggap “magang“ di pusat-pusat kesehatan di Jerman akan berbeda-beda tergantung Bezirksregierung masing-masing. Meskipun demikian, sangat disarankan untuk mengikuti proses ini guna beradaptasi tentang aktivitas dokter-pasien di rumah sakit atau pusat kesehatan lain. Lebih jauh lagi, beberapa Bezirksregierung bahkan tidak menerima bukti Hospitation dalam pendaftaran Approbation, tetapi meminta Stellezusage atau bukti bahwa peserta Approbation sudah mendapatkan tempat bekerja nantinya jika mereka lulus Approbation.

 

Persebaran Pelajar Internasional di Jerman

Jerman merupakan salah satu negara tujuan favorit bagi para pelajar Indonesia. Berdasarkan laporan yang dilansir oleh Deutsches Zentrum für Hochschule und Wissenschaftforschung (DZHW) dan Deutscher Academischer Austauschtdienst (DAAD), proporsi pelajar internasional di Jerman pada tahun 2017 adalah sebagai berikut : 30% berasal dari wilayah Asia Pasifik (termasuk di dalamnya adalah Indonesia), 18% berasal dari wilayah Eropa Barat, dan 14% berasal dari wilayah Afrika Utara serta Timur Tengah. Berdasarkan data tersebut pula, pelajar dari Indonesia di seluruh Jerman berjumlah 4.669 orang.

. Jumlah pelajar internasional di Jerman (sumber : Wissenschaftweltoffen 2018)

Hingga tahun 2017, Berlin masih menjadi provinsi pilihan utama bagi pelajar internasional yang ingin berkuliah di Jerman. Peringkat kedua diduduki oleh provinsi Saxony dan provinsi Brandenburg. Namun, pada kurun waktu 2012 hingga 2017 jumlah pelajar internasional di provinsi Thuringia dan Bavaria mengalami peningkatan yang signifikan.

Persebaran pelajar internasional di berbagai provinsi di Jerman (sumber : Wissenschaftweltoffen 2018)

Bidang studi teknik masih menjadi pilihan favorit bagi pelajar internasional, diikuti oleh bidang studi seni, sejarah, matematika, dan ilmu pengetahuan alam.

Perbandingan jurusan favorit pelajar internasional di universitas dan universitas ilmu terapan ((sumber : Wissenschaftweltoffen 2018)

Berdasarkan peringkat Times Higher Education, lima universitas terbaik di Jerman dalam bidang-bidang tersebut adalah sebagai berikut :

Bidang studi teknik

  1. Technical University of Munich
  2. Technical University of Berlin
  3. Karlsruhe Institute of Technology
  4. TU Dresden
  5. University of Erlangen-Nuremberg

Bidang studi seni

  1. LMU Munich
  2. Heidelberg University
  3. Humboldt University of Berlin
  4. Free University of Berlin
  5. University of Bonn

Bidang studi sejarah

  1. LMU Munich
  2. Heidelberg University
  3. Humboldt University of Berlin
  4. RWTH Aachen
  5. University of Freiburg

Bidang studi matematika dan ilmu pengetahuan alam

  1. LMU Munich
  2. Technical University of Munich
  3. Heidelberg University
  4. Humboldt University of Berlin
  5. RWTH Aachen

Walaupun secara statistik tidak banyak pelajar internasional yang memilih bidang studi kedokteran, namun bagi para pelajar Indonesia yang tertarik untuk belajar kedokteran di Jerman dapat mempertimbangkan beberapa universitas di bawah ini yang memiliki peringkat baik dalam bidang kedokteran.

  1. LMU Munich
  2. Technical University of Munich
  3. Heidelberg University
  4. RWTH Aachen
  5. University of Freiburg

 

Penulis : Fadhel Amri Herlambang

PPI Jerman dan PPI Hannover telah Sukses Selenggarakan ICONIC 2018 di Hannover, Jerman

ICONIC 2018 telah sukses diselenggarakan oleh PPI Jerman dan PPI Hannover di Hannover, Jerman. Berita selengkapnya bisa di akses melalui tautan media dari DW.COM berikut ini.

http://www.dw.com/id/iconic-2018-saintis-indonesia-dorong-pembangunan-berkelanjutan/g-43595564

Registration as Observer in the International Conference of Integrated Intellectual Community 2018 in Hannover, Germany

Greetings from Germany!

Registration as Observer in the International Conference of Integrated Intellectual Community 2018 in Hannover, Germany will be closed on Friday! Simply follow the steps in the link to register. Here are some keynote speakers that will feature with each of their own focuses. Interested? Then make sure to register before the deadline. See you in Hannover!

ICONIC 2018 Team

“Indonesia Industrial Capability: Challenges and Opportunities in the Industry 4.0 Era”

Greetings from Germany!

We are proud to announce our Keynote Speaker: Dipl.-Ing. (FH) Toto Suharto.
Dipl.-Ing. Toto Suharto acts currently as the Managing Director of PT Robert Bosch Automotive in Indonesia. He has more than 20 years experiences both in Germany and in Indonesia industrial world.
In ICONIC 2018, he would be conducting a keynote speech titled “Indonesia Industrial Capability: Challenges and Opportunities in the Industry 4.0 Era”.
Don’t miss the chance to attend this interesting speech and register as an Observer now!
For more info about our Keynote Speakers, please visit our website at: http://iconic.ppi-jerman.de/

See you in Hannover!

Tarian, Kuliner dan Musik Indonesia Bertema “Act of Bhinneka, Einheit in Vielfalt”

PPI Leipzig 2017/2018 mempersembahkan:

acara budaya yang menampilkan tarian, kuliner dan musik Indonesia bertema Act of Bhinneka, “Einheit in Vielfalt” atau kesatuan dalam keberagaman. Dengan dibantu oleh penari dan pemusik Indonesia dan beberapa warga Jerman, kami bersama-sama mempersembahkan acara ini pada tanggal 29 April 2018 dimulai pukul 1 siang di Werk II Halle D, Kochstr. 132 04277 Leipzig.

Setelah acara utama, kami juga menawarkan makanan-makanan Indonesia yang bisa disantap bersama-sama dengan menukarkan tiket buffet kami 🙂

Harga Ticket Vorverkauf:
Single Ticket: 8€
Single Ticket + Indonesisches Buffet: 16€ (Ticket terbatas!)

Penjualan Ticket Vorverkauf:
https://shop.ticketpay.de/CIU5JP5I

atau

Di Werk II Büro, Kochstr. 132 04277 Leipzig

On The Spot:
Single Ticket: 10€
Student Ticket: 7€
Untuk anak-anak berumur dibawah 5 tahun tidak dipungut biaya 🙂

Sampai bertemu di acara kami!

Salam Perhimpunan,
PPI Leipzig 2017/2018

KAKI LIMA, INDONESIAN STREETFOOD

Laper?
Kangen suasana dan jajanan Indonesia?
Pengen makan enak sebelum puasa?

Yuk! Jangan lewatkan serunya kesempatan memanjakan lidah dengan jajanan *Kaki Lima* khas Indonesia dengan diiringi Live Music hanya di Erfurt

Tempat : Freie Evangelische Gemeinde (FEG) Heinrichstraße 102. Erfurt
Tanggal : 10 Mei 2018
Waktu : 10:00 – 16:00 PM

Harga boleh kaki lima tapi soal rasa jangan ditanya!

For more info contact :

Aken +49 160 8296515
Dira +49 152 59754258
Vicky +49 162 4643273

or visit us on

Instagram @ppithueringen
Facebook PPI Thüringen
website www.ppi-thueringen.de